Kamis, 19 April 2012

3 Aplikasi Open Source Untuk Web Design

      Aplikasi open source untuk web design banyak bertebaran di Internet. Banyak dari kita yang belum menyadari bahwa aplikasi open source untuk web design ternyata memiliki kemampuan yang juga tidak kalah hebat dengan aplikasi-aplikasi web design mahal & ngetop lainnya. Selain terbilang murah, keunggulan aplikasi open source lainnya adalah hampir semuanya dapat berjalan di platform apa saja, baik Windows, Linux, Desktop ataupun Web, sehingga kita dapat bekerja dengan mudah tanpa khawatir masalah kompatibilitas.
Berikut ini 3 aplikasi open source untuk web design pilihan saya.

1. GIMP

GIMP
     GIMP adalah sebuah aplikasi desain grafis gratis yang dapat digunakan untuk membuat dan mengedit hampir semua jenis grafik. Selain memiliki dukungan Skins, GIMP juga dikenal sebagai aplikasi open source nya Adobe Photoshop karena fitur serta fungsi-fungsi yang ada didalam Adobe Photoshop hampir seluruhnya telah diadaptasi di GIMP.

2. Nvu

Nvu - Free Web Authoring System
     Nvu adalah web editor gratis. Meskipun tidak memiliki semua fitur dan interface dari Dreamweaver atau Sharepoint, dengan Nvu kita tetap dapat mengedit kode dan desain pada saat bersamaan. Selain itu, dengan Nvu kita juga dapat memindahkan elemen web design tanpa melihat kode html nya.

3. FileZilla

FileZilla

Pengertian Open Source & Free Software


    Open source software adalah istilah yang digunakan untuk software yang membuka/membebaskan source codenya untuk dilihat oleh orang lain dan membiarkan orang lain mengetahui cara kerja software tersebut dan sekaligus memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software tersebut. Dan yang menarik dan salah satu keunggulannya adalah bahwa Open source software dapat diperoleh dan digunakan secara gratis tanpa perlu membayar lisensi

       Biasanya orang mendapatkan software ini dari internet. Salah satu open source software yang terkenal yaitu Linux. Keberadaan open source software ini sangat ditunjang oleh internet. Mula-mula Open source software diambil dari internet kemudian digunakan oleh orang dan diperbaiki apabila ada kesalahan. Hasil perbaikan dari open source ini kemudian dipublikasikan kembali melalui internet yang memungkinkan orang lain menggunakan dan memperbaikinya. Dan begitulah seterusnya. Saat ini sangat mudah mendapatkan open source software di internet.

      Pengembangan open source software melibatkan banyak orang dari berbagai penjuru dunia yang berinteraksi melalui internet. Maka bermunculanlah berbagai macam software yang dibuat berbasis open source ini yang dipublikasikan melalui internet. Pola open source ini telah melahirkan developer-developer handal dari berbagai penjuru dunia.
      Dengan pola open source orang dapat membuat dan mengembangkan apa yang disebut dengan free software. Software ini dapat digunakan tanpa perlu membayar lisensi atau hak cipta karena memang dikembangkan dengan pola open source. Jadi, dengan pola open source orang dapat mengembangkan software dan mempublikasikannya dengan bebas melalui internet. Maka tidak heran apabila kita akan banyak menemukan free software ini di internet dan bisa secara bebas mendownloadnya tanpa perlu membayar uang sepeser pun kepada pengembang software tersebut.
      Free software disini juga bukan program kacangan. Anggapan bahwa barang yang gratis jelek kualitasnya tidak berlaku buat free software. Karena sudah terbukti kehandalannya. Dan karena free software berbasis open source maka software tersebut sudah melalui proses perbaikan yang terus menerus. Jadi tidak ada alasan tidak mau menggunakan free software ini dengan alasan kualitasnya yang tidak baik.
      Dengan karakteristik yang telah disebutkan di atas maka tidak salah apabila kita menaruh harapan pada open source ini sebagai platform alternatif yang bisa kita gunakan dalam komputer kita. Penerapan pola open source di Indonesia juga dapat menghilangkan pemakaian software komersial secara ilegal dan memungkinkan bangsa Indonesia dikenal karya ciptanya dengan ikut mengembangkan open source software.